Tips Memilih Buket Bunga Pengantin

Tips Memilih Buket Bunga Pengantin

Tips-Memilih-Buket-Bunga-Pengantin

Dalam sejarah penyelenggaraan pernikahan, bunga memiliki peranan tersendiri. Baik itu dalam hal dekorasi tempat, dekorasi hantaran, dekorasi kue, asesoris rambut dan…. the most important asesoris untuk sang pengantin wanita tak lain tak bukan adalah buket bunga pengantin. Yupz… tak bisa terelakan bahwa buket bunga pengantin adalah ‘a once on a lifetime accesory’. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih buket bunga pengantin, berikut rangkumannya :

Rule number one : Tentukan dahulu gaun pengantin sebelum memilih rangkaian bungaSaat menghubungi florist untuk memesan rangkaian bunga maka sebaiknya kamu telah menentukan gaun pengantin yang akan dikenakan. Jangan lupa tunjukan foto gaun tersebut kepada flower designernya. Desain buket bungamu mutlak tergantung dengan style, bentuk, warna dan detail dari gaunmu. Jangan sampai terjadi ‘bencana’ dihari spesialmu.
– buket yang terlalu wow dengan gaun pengantin yang wow juga = rame -> pusing
– buket yang memiliki warna sama persis dengan gaun = tenggelam -> buket bunga tak berguna
– buket yang memili warna tabrakan dengan gaun = tabrak lari
Untuk panduan bentuk buket bunga berdasarkan bentuk gaun penangtinmu dapat dibaca disini.

Aku vs Buket Bunga Pengantin.

Rule number two : Perhatikan Tinggi Mempelai Laki-laki

nyaman-digenggam
Jika your hubby lebih tinggi dari mu even kamu sudah memakai heels yang super tinggi maka kamu bebas memilih bentuk buket bunga seperti apa yang kamu inginkan. Namun jika kamu dan mempelai pria memiliki tinggi yang sama atau bahkan kamu lebih tinggi dari dia, maka STAY AWAY dari bentuk buket bunga teardrop/trailing/cascade. Mengapa ? karena bentuk buket bunga tersebut dapat memberi efek tinggi kepadamu. Solusinya pilih buket bunga round atau round possy.

Rule number three : Ukuran Buket Bunga Pengantin

ukuran-buket
Jangan memilih buket Trailing/jatuh ke bawah, jika detail gaunmu adalah pada bagian rok. Tetapi jika Anda memiliki detail yang banyak pada bagian belakang misal tail yang panjang dll, maka kamu dapat menyeimbangkan bagian depan dengan rangkaian bunga yang lebih dramatis. Untuk besarnya buket sebaiknya 2/3 cm dari sisi pinggul, sebab buket akan digenggam di atara pinggulmu. Jika ukuran buket terlalu kecil maka pinggul akan terkesan besar. Jadi jika pinggulmu 35 cm maka idealnya buket bungamu berdiameter 25-30 cm.

Rule number four : Perhatikan musim
Jika hendak menggunakan asli dan kamu memiliki request tentang bunga tertentu maka perhatikan apakah dihari pernikahanmu, sedang musim untuk bunga tersebut. Oleh karena itu, sebaiknya untuk urusan bunga jangan diletakan diurutan teakhir, setelah kamu memilih gaun maka sebaiknya mulailah membahas dengan florist tentang keinginanmu. Jika bunga yang kamu inginkan sedang tidak dimusimnya solusinya tentu bunga yang ditanam di rumah kaca = harga mahal jadi persiapkan budgetmu atau gunakan artificial flower / bunga palsu sebagai alternatif. Bunga palsu tidak mengenal musim. hehe…^^

Rule number five: Buat ini menjadi personal

make-it-personal
Pernikahan adalah suatu moment langka yang tak akan berulang, jadi tak masalah jika kamu ingin menggabungkan bunga-bunga tertentu yang memiliki makna tertentu bagimu atau keluargamu dalam suatu rangkaian. Atau jika ingin memadukannya dengan brooch, renda atau figurine tertentu juga akan menambah identik dan unik buket milikmu.

Rule number six: Teknik menggenggam buket.

teknik menggenggam buket bunga
Hendaknya jangan menggenggam buket dengan dua tangan terlebih lagi mengangkatnya terlalu tinggi sehingga membuat bahu naik. Hal ini akan membuat postur dan penampilan kamu kurang menarik dan menghasilkan foto yang tak indah. Terlebih jika kamu memakai gaun strapless. Jadi, try to relax, genggam buket kamu dengan satu (dua tangan juga tidak apa-apa) dan di bawah pinggul, sedikit menjauh dari gaunmu agar siluet gaun pengantinmu dapat terlihat.

Rule number seven: Pilih buket bunga yang nyaman

nyaman-digenggam
Mengapa ? karena kamu dapat memegang buket tersebut seharian. Jika tidak nyaman maka bisa menyebabkan nyeri pada tangan dan bahu. Teringat ketika salah satu sepupu menikah, dia memegang buket kurang lebih 4 jam (2 jam pemberkatan dan 2 jam resepsi), keesokan harinya tangannya penuh koyo. #oups… floristnya bukan aku lho… ahhahahhaha #nooffence

Rule number eight: Jaga kesegaran buket bunga

kesegaran-bunga
Jika kamu menggunakan bunga segar dan pesta mu berlangsung seharian dengan tetap menggunakan satu buket saja, maka kesegaran bunga harus dijaga dengan cara memotong sedikit (2-3 cm) tangkai bunga lalu masukan ke dalam air sebentar. Maybe, ini bisa jadi salah satu task untuk bridesmaidmu.

Rule number nine: Make it picture perfect

perfect-photo

Tak ada salahnya membuat foto khusus untuk buket bungamu. Ini sangat menyenangkan dan mengesankan. Kamu bisa minta sang fotografer untuk memfoto secara close ups. Biasanya foto buket bunga dilakukan dengan setting diletakan di tempat tidur, disamping kue pengantin digenggaman mempelai wanita dan lainnya.

Berapa aturan yang sudah kamu lakukan ?

 

Fenlie
No Comments

Leave a Comment