Rusaknya Taman Bunga Lily Amaryllis Gunung Kidul

Rusaknya Taman Bunga Lily Amaryllis Gunung Kidul

Hi….. So.. so.. long time not post anything. 1 bulan lebih sepertinya. Sesuatu yang seharusnya tidak boleh dilakukan di dunia per-bloggingan tentunya. Namun, kesibukan yang begitu padat membuat semuanya tidak on schedule. Okeh, topik yang ingin aku bahas kali ini mungkin terkesan basi. Yupz, karena persitiwanya sudah terjadi lebih dari sebulan yang lalu. Namun, aku ingin membahas dan mengutarakan pendapatku mengenai peristiwa ini. Masih ingat dengan kisah rusaknya taman bunga lily amaryllis Gunung Kidul, Yogyakarta ? tepatnya di desa Asemayu, Patuk. Peristiwa itu sungguh MIRIS. YAAA MIRISSS. Mengapa ? karena menunjukan sikap VANDALISME! Merusak dan tidak bertanggung jawab. Menyedihkannya lagi dilakukan oleh anak-anak muda yang ingin eksis dan telihat gaul namun tidak sadar akan lingkungan sekitar.

Sempat terkejut ternyata di Indonesia, khususnya di daerah gunung kidul terdapat taman bunga musiman, terlebih bunga lily, bunga favoritku. Di Indonesia, cukup sulit menemukan taman bunga yang bersifat musiman. Ya memang ada tempat seperti taman bunga selekta di Malang, Taman Bunga Nusantara, dll. Namun taman yang sifatnya musiman dan khusus hanya satu bunga sepertinya jarang ditemukan. Misal jika kita ke Jepang akan ada taman-taman yang khusus menampilkan bunga matahari saat bulan-bulan tertentu atau bunga lavender, atau di Korea dengan bunga daisy, canola, dll. Sehingga ketika membaca ada taman bunga lily dan sifatnya swadaya, WOW…

Taman bunga lily amaryllis ini merupakan budidaya yang dilakukan perorangan. Bunga yang awalnya hanya dipandang sebelah mata oleh masyarakat sekitar, namun pada tahun 2000 ia mulai membudidayakan bunga tersebut. Pada tahun 2014 mulai banyak peminat dan ia mulai mengembangkan di tanah sekitar rumahnya. Bunga tersebut ditanam di lahan seluas 2,5 ribu meter persegi dengan bermodalkan sekitar Rp 2 juta saja awalnya. Bunga Lily Amaryllis merupakan bunga musiman dan biasa muncul di awal-awal musim penghujan sehingga sering disebut juga lily penghujan.

Baca Juga >> Wisata Bunga di Jepang

Keindahan dan kelangkaan moment adanya suatu taman seperti ini di Indonesia, mengundang banyak orang untuk datang dan berfoto untuk menunjukan keeksistensian. Namun kurangnya kesadaran dan ketidaksiapan pemilik (karena hal seperti ini baru terjadi di tahun 2015 ini), menjadikan taman bunga yang indah ini (atas) menjadi rusak
(bawah).

amaryllis gunung kidul

amaryllis gunung kidul rusak

Lalu apa yang harus dilakukan ? Melihat animo yang tinggi dan kurangnya sikap sadar di masyarakat maka, alangkah baiknya kebun tersebut di tata ulang tampilannya agar kejadi seperti ini tidak terjadi lagi di tahun depan. Manajemen yang lebih baik perlu diterapkan seperti :

  • Membatasi jumlah pengunjung dengan cara adanya durasi waktu kunjungan, sehingga dalam waktu bersamaan orang yang mengakses taman bunga tidak terlalu banyak.
  • Membuat lajur jalan dan memberikan pagar pembatas sehingga tidak ada lagi pengunjung yang menginjak-injak dan pengunjung tidak mengalami kesulitan dalam berjalan.
  • Membuat spot-spot khusus untuk berfoto ria, sekiranya menghasilkan foto yang bagus namun tidak merusak taman.
  • Membuat bangku-bangku taman atau batu-batuan sehingga pengunjung dapat rehat sejenak.
  • Adanya petugas yang mengawasi pengunjung dan mengingatkan sekiranya tindakan pengunjuk dapat merusak taman.
  • Memasang rambu-rambu seperti dilarang memasuki wilayah bunga, dilarang membuang sampah, dll.

Sebagai pembanding  salah Satu taman bunga lily yang terkenal salah satunya ada di Jepang, Tanigumi Lily Park Ibigawa. Tata letak yang teratur dan adanya jalan setapak membuat aman dan nyaman taman ini. Dibanding-bandingkan memang tidak enak, namun jika ada hal positif yang dapat dicontoh, mengapa tidak ?

lily tanigumi lily tanigumi 2

Tentunya dari peristiwa ini diharapkan dapat saling belajar, pengunjung lebih peka dan sadar lingkungan, pemilik taman lebih mengorganisir tamannya yang memiliki daya pikat besar tersebut.

Mau menjadi pribadi lebih sadar dan peduli lingkungan ?

Fenlie
No Comments

Leave a Comment