Ide Bridal Shower Low Budget – Kejutan untuk Mutiara

Ide Bridal Shower Low Budget – Kejutan untuk Mutiara

Bridal Shower adalah acara yang biasa diadakan untuk calon mempelai wanita dan teman-teman wanitanya sebagai bentuk kegembiraan seputar pernikahan (seperti halnya pesta pertunangan namun khusus wanita). Bridal Shower pertama kali diadakan di era 1890an dan sekarang menjadi tren di Asia Tenggara dan banyak diadakan oleh para wanita di Indonesia khususnya di kota besar. Bridal Shower terkadang dianggap sama dengan Bachelorette Party namun sesungguhnya berbeda. Bachelorette Party sama halnya dengan Bachelor Party atau pesta bujang. Bachelorette Party bertujuan untuk melupakan seputar persiapan pernikahan dan melakukan kesenangan dengan teman-teman wanita.

Bridal Shower biasanya identik dengan permain-permainan jahil dan nakal yang bertujuan mengerjai calon mempelai wanita. Tidak ada ampun dah untuk dia. Hehehee… Biasa diadakan di restaurant yang telah didekorasi atau menyewa tempat khusus jika ingin durasi lebih lama dan private atau melakukan trip bersama. Kue atau cupcake dengan tema nakal pun tak lupa disediakan. Banyak party planner yang menawarkan jasa untuk meng-arrange acara bridal shower ini agar lebih menarik. Ya, menyelenggarakan Bridal Shower memang susah – susah gampang.

Lalu, bagaimana jika dana terbatas atau waktu yang sulit dicocokan untuk mengadakan Bridal Shower seperti lazimnya ? Jawabannya the power of ‘kepepet’, yupz berpikir kreatif yang terpenting moment tersebut tak terlupakan. Terkadang, makin norak makin top :P. Yeaah, hal ini yang terjadi dengan ku dan teman-temanku satu bulanan yang lalu. Kesibukan masing – masing membuat sulit untuk mengatur waktu bertemu bersama dan bercengkerama di suatu resto selama walau hanya satu atau dua jam. Terlalu! *Geleng-geleng. Jadi akhirnya, kita menyusun rencana dadakan dan bergerak cepat hanya dalam waktu 2 hari. Hari pertama salah satu teman
menyempatkan diri pergi ke mall untuk mencari kado sendirian dan konverensinya hanya via chat *Hiks2. Hari kedua adalah hari eksekusi. Karena calon mempelainya sibuk, maka yang kita lakukan adalah menjemput bola atau hampiri langsung dan acara di lakukan di kantor. Hehehe.. Sebelum menarik paksa calon mempelai wanita, kita membagi tugas. Salah seorang sahabat menyiapkan papan tulisan bride to be dan aku menyiapkan bunga pastinya + kue. Karena mepet, maka tidak sempat memesan kue-kue dengan bentuk aneh-aneh. Maka dengan kesepakatan bersama kue yang dipesan adalah Hanky Pinky dari Colette & lola. Itupun memanfaatkan fitur go food dari Gojek. Nah moment sedikit memalukan adalah, kita (via aku) meminta abang gojek untuk menuliskan kata-kata nakal di kue tersebut (dalam bahasa Inggris). Tak lama itu abang menelponku dan tertawa sambil berkata “mbak, itu gak salah menulis gitu?”.. Ohhh Goshh… malu aku dibuat itu abang, mengerti ternyata dia.

Setelah semuanya siap, acara penyeretan paksapun dilakukan. Agar tidak membuat gaduh kantor maka dia, kita seret ke kompleks belakang kantor tersebut. Kebetulan ada taman dan biasa jika sore banyak penjual dan anak-anak bermain, disitulah eksekusi dilakukan. Pertama, kita mendadani dia ala jengkelin tapi seadanya. Lalu, menyuruhnya berkeliling dan mendatangi setiap orang yang ada untuk membagikan permen, minta restu dan berfoto bersama. Berhubung acaranya di taman kompleks dan bersebelahan dengan kantor RW, alhasil menjadi tontonan dan kekepoan masyarakat. Acara ditutup dengan memotong dan mebagikan kue yang telah membuat aku malu itu. Berikut, capture dari moment sederhana ini :

 

bridal shower 1

bridal shower 2

bridal shower 3

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Next Target – Left Side

Jadi jangan patah semangat jika ingin mengadakan Bridal Shower namun terhalang oleh kesibukan. Keseruan dan kebersamaan dapat diciptakan kapan saja dan dimana saja even biaya terbatas dengan cara memanfaatkan dan dapat melihat peluang disekitar.

Fenlie
No Comments

Leave a Comment